
Penyuluhan mata untuk peserta Prolanis Puskesmas Gunung Sugih oleh dr. Aribowo bekerja sama dengan Rumah Sakit Islam Asy Syifaa Bandar Jaya, penting untuk meningkatkan pemahaman tentang risiko komplikasi diabetes melitus terhadap mata, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganannya. Penyuluhan ini biasanya mencakup informasi tentang retinopati diabetika, faktor risiko, tanda dan gejala, serta pentingnya pemeriksaan mata rutin.
Tujuan Penyuluhan Mata untuk Prolanis:
Isi Penyuluhan Mata untuk Prolanis:

Pencegahan retinopati diabetika:
Informasi tentang langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah retinopati diabetika, seperti kontrol gula darah yang baik, pemeriksaan mata rutin, dan menjaga tekanan darah.
Penanganan retinopati diabetika:
Penjelasan tentang berbagai metode pengobatan retinopati diabetika, seperti laser terapi dan operasi.
Penyuluhan mata untuk Prolanis dapat dilakukan melalui berbagai cara, antara lain:
Penyuluhan kelompok: Pelatihan yang melibatkan banyak peserta Prolanis sekaligus.
Penyuluhan individu: Konsultasi satu-satu antara peserta Prolanis dan tenaga kesehatan.
Kegiatan demonstrasi: Penggunaan alat-alat bantu visual untuk menunjukkan bagaimana mata yang sehat dan tidak sehat.
Kegiatan simulasi: Simulasi pemeriksaan mata untuk membantu peserta Prolanis memahami prosedur pemeriksaan mata.
Manfaat Penyuluhan Mata untuk Prolanis:
Meningkatkan kualitas hidup:
Dengan pengetahuan yang lebih baik tentang kesehatan mata, peserta Prolanis dapat lebih aktif dalam menjaga kesehatan mata dan mencegah komplikasi yang lebih parah.
Mencegah kebutaan:
Deteksi dini dan penanganan retinopati diabetika dapat membantu mencegah kebutaan akibat diabetes melitus.
Meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan:
Penyuluhan dapat membantu peserta Prolanis untuk lebih memahami pentingnya kontrol gula darah dan menjalani pemeriksaan rutin, sehingga mereka lebih patuh terhadap pengobatan.